Apakah Masjid Biru Terletak di Malta - Nyatanya Bukan

Selamat pagi dengan gunungbelanda.com kini hadir dalam update status di tempat Madura jawa timur, pamekasan, Batukerbuy. Tepatnya jam 06:09 AM di kamar rumahku pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang tempat masjid biru, siapasih yang tidak tau masjid bagi orang islam pastinya tau donk, yuk kita simak dulu apa itu masjid, masjid adalah tempat untuk beribadah yang mana masjid adalah tempat yang paling mulya yang ada di permukaan bumi. Di mana orang islam melukan sholat di masjid secara bersamaan masjig yang banyak berada di Madura jawa timur beragam kabupaten yang mana masjidnya biasanya itu ada yang lebih besar dan bagus seperti sumenep ada masjid agung / masjid Jami’, pamekasa ada MASJID AGUNG ASY- SYUHADA serta sampan dan bangkalan masih ada banyak lagi masjid di jawa timur.


Apakah Masjid Biru Terletak di Malta - Nyatanya Bukan

Apakah benar masjid biru ada di malta jawaban Tidak karena yang benar ada di turki bisa baca selengkapnya bawah ini.

Tapi pada pagi ini saya akan berbagi tentang masjid biru yang ada di turki kenapa orang member nama masjid biru karena interiornya berwarna biru itu sudah terkenal karena masjid itu adalah masjid Sultan Ahmed yang mana itu kesultanan Utsmaniyah sejak1453 sampai dengan 1923.

Kontruksi majid di bangun tahun 1609 oleh arsitektur yang bernama Mahmed Aga sampai selesai di bangun 1616, sultan Amed membangun masjid biru untuk menyamai masjid Hagia Sophia buatan kaisar Byzantine.

Di masjid biru ada enam menara yang bagu yang telah di desain oleh Mehmed Aga di sebelah masjid ada juga mosium Aya sofya yang di bangun sebagai tempat katedral, lalu bebrapa tahun berubah menjadi masjid  yang memerintah di saat itu sekuler republic turki.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apakah Masjid Biru Terletak di Malta - Nyatanya Bukan"

Posting Komentar

1. Berkomentar Dengan Baik.
2. Berkomentar Sesuai Judul Artikel.
3. Sopan dan Santun.
4. Dilarang Menaruh Link Hidup.


About | Contact US | Privacy Policy | Disclaimer | Link Error | Larangan

Gunung Belanda | Copyright © 2016 - 2018 by Blogger